Tampilkan postingan dengan label LAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LAN. Tampilkan semua postingan

Operasi Protokol dan Akses Media


Protocol adalah aturan yang digunakan untuk berkomunikasi antar komputer dalam suatu jaringan. 

Aturan tersebut meliputi aturan tentang karakteristik sebuah jaringan: metode akses, topologi yang digunakan, tipe kabel yang digunakan, dan kecepatan data yang disalurkan.

Protocol juga menentukan prosedure penanganan hilang atau rusaknya data.

1. TCP/IP 
Untuk UNIX, Windows NT, Windows 95/ME, Windows 2000 
2. IPX 
Untuk Novell NetWare
3. DECnet 
Untuk komputer jaringan Digital Equipment Corp.), 
4. AppleTalk 
Untuk komputer Macintosh dan 
5. NetBIOS/NetBEUI 
Untuk LAN Manager dan Windows) merupakan protokol yang banyak digunakan saat ini.
1. Jenis-Jenis Protocol
Pada sistem jaringan lokal (LAN) memiliki sistem pengkabelan yang relatif sama antara satu dengan lainnya, perbedaan terletak pada setiap protocol jaringan.
Protokol yang mendukung berbagai persyaratan jaringan lokal dan populer digunakan meliputi:
1) Ethernet/IEEE 802.3
2) Token Ring/IEEE 802.5
3) Local Talk
4) FDDI
5) ATM
1.1) Ethernet
Protocel Ethernet sangat popular dan digunakan secara luas. Hal tersebut dikarenakan Protocol Ethernet mempunyai kekuatan yang setimbang antara kecepatan, harga/biaya, dan kemudahan instalasi, mempunyai teknologi jaringan yang ideal bagi hampir semua pengguna komputer saat ini.
Protocol Ethernat menggunakan metode akses yang disebut CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection). Protocol Ethernet digunakan pada topologi linear bus, star, atau tree.

1.2) Fast Ethernet
Protocol fast Ethernet digunakan untuk transfer data 100 Mbps. Protocol ini memerlukan piranti hub dan interface card yang lebih mahal.
1.3) Gigabit Ethernet
Protocol fast Ethernet digunakan untuk transfer data 1 Gbps. Protocol ini khusus digunakan untuk jaringan utama. Protocol ini menggunakan kabel serat optik atau tembaga.

2. Spesifikasi Jaringan Ethernet.

2.1) 10BASE2
10BASE2 –nama lain dari jaringan murah (cheapnet)- adalah spesifikasi jaringan yang dirancang pada worksgroup lingkungan Ethernet, mudah, tidak mahal, dan fleksibel bila harus dipindahkan.
Angka "2" menunjukkan batas maksimum panjang kabel antar segmen yaitu 200 meter (atau lebih tepatnya, 185 meter). Media transmisi yang digunakan adalah jenis "Thin Coaxial‟. 10Base2 menggunakan topologi Bus.
2.2) 10BASE5
10BASE5 –atau Ethernet Thickwire- adalah spesifikasi jaringan yang dirancang untuk tulang punggung jaringan (backbone) Ethernet , tempat yang permanen atau dalam jangka waktu penggunaan yang lama.
Angka "5" menunjukkan batas maksimum panjang kabel antar segmen yaitu 500 meter. Media transmisi yang digunakan adalah ‟Thick Coaxial‟. 
Sama dengan 10Base2, 10Base5 menggunakan topologi Linear Bus.
2.3) 10BASET
Spesifikasi jaringan Ethernet untuk media transmisi kabel twisted-pair, yang mentransmisikan sinyal 10 Mbps dengan jarak maksimum antar segmen 100 meter.
Berbeda dengan 10Base2 maupun 10Base5, 10BaseT menggunakan topologi Star.
2.4) 10BASEF
Spesifikasi jaringan Ethernet untuk media transmisi kabel serat optik, yang mentransmisikan sinyal 10 Mbps dengan jarak maksimum antar segmen 2000 meter.
Umumnya digunakan untuk penghubung (link) antar segmen, dan untuk jenis ini yaitu 10BaseF jarang digunakan karena biayanya mahal dan pemasangannya pun tidak semudah ethernet tipe lainnya.

Tabel 1 berikut menunjukan jarak maksimum yang digunakan untuk beberapa spesifikasi jaringan sperti dijelaskan pada paraghrap sebelumnya, pada kolom pertama menunjukan spesifikasi jaringan, kolom ke dua menunjukan jenis kabel yang digunakan dan kolom ke tiga menunjukan panjang jarak maksimum antar segmen dalam satuan meter.



Tabel 1 Spesifikasi Jaringan Ethernet



3. Token Ring
Protokol jaringan yang menggunakan sistem Token Ring, lebih effektif dalam memberi kesempatan bagi setiap PC yang tersambung ke jaringan untuk mengakses media komunikasi yang digunakan. Teknik Token Ring digunakan oleh jaringan yang di kembangkan oleh IBM.
Pada protocol Token Ring, komputer saling terhubung sehingga sinyal melalui sepanjang jaringan dari satu komputer ke komputer lain pada ring logikal.
3.1) Local Talk
Local Talk adalah protokol jaringan yang dikembangkan oleh Apple Computer, Inc. untuk komputer Macintosh (Mac). Metode akses yang digunakan adalah CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access with Collision Avoidance). 
Mirip dengan metode akses CSMA/CD (lihat Prinsip Dasar Metode Akses Media. Sistem operasi komputer bisa digunakan untuk jaringan peer-to-peer tanpa membutuhkan software tambahan. Apabila dikehendaki untuk jaringan client/server, hanya dengan menambah software server AppleShare.
Protokol Local Talk bisa digunakan pada topologi linear bus, star, atau tree dengan menggunakan kabel twisted pair. Kelemahan utama protokol Local Talk adalah kecepatan. Kecepatan transmisi data hanya 230 Kbps.
3.2) FDDI
Fiber Distributed Data Interface (FDDI) adalah protokol jaringan yang digunakan terutama untuk saling menghubungkan (interconnect) dua atau lebih local area networks (LAN).
Metode akses yang digunakan adalah token-passing. Keuntungan menggunakan protokol ini adalah kecepatan, karena beroperasi dengan menggunakan media transmisi kabel serat optik yang dapat memindahkan data dengan kecepatan sebesar 100 Mbps.
3.3) ATM
Asynchronous Transfer Mode (ATM) adalah protokol jaringan yang dapat memindahkan data dengan kecepatan 155 Mbps atau lebih. ATM mendukung berbagai bentuk media/data seperti video, audio CD, dan gambar. 
ATM bekerja pada topologi, yang dapat bekerja baik dengan menggunakan media transmisi kabel serat optik sekualitas dengan kabel twisted pair. ATM sering digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih LAN. Juga sering dipakaiISP(Internet Service Providers=penyedia layanan internet) untuk menyediakan internet kecepatan tinggi kepada para pelanggannya
4. Kesimpulan



Artikel Terkait
Komunikasi Data
15. Topologi Jaringan Liniear Bus
14. Media Transmisi Jaringan
13. Perangkat Keras Jaringan 2 (Repeaters, Birdges dan Routers)
12. Perangkat Keras Jaringan 1 (File Servers, WorkStation, NIC dan Hubs)
11. Sistem Jaringan Lokal
10. Kode Blok Data dan Kode Humming
9. Unipolar, Polar dan Bipolar Line Coding dalam Slide
8. Kode 2B1Q, Kode Blok dan Kode ASCII
7. Unipolar Line Coding, Polar Line Coding dan Bipolar Line Coding
4. OSI (Open System Interconnection)
3. Aplikasi Komunikasi
2. Pengantar Sistem komunikasi Data
1. Glosarium Komunikasi Data.

Topologi Jaringan Liniear Bus


Topologi adalah peta atau rancangan dari sebuah jaringan. 
Topologi fisik menjelaskan bagaimana kabel-kabel, komputer dan peralatan lainnya dipasang, dan 
Topologi logikal (logical topology) menjelaskan bagaimana pesan/data mengalir. Topologi logikal akan dibahas di bagian protokol jaringan.
Pada bagian ini akan dibahas tentang tipe-tipe topologi fisik seperti di bawah ini, serta akan diulas keuntungan dan kerugiannya. Salah satu tipe Topologi jaringan yang umum digunakan adalah : 


1. Topologi Linear Bus

Merupakan topologi dengan medium akses broadcast. Setiap workstation dari LAN tersambung ke media transmisi yang umumnya berupa kabel dan dipergunakan bersama melalui perangkat yang sesuai. 
Workstation mempunyai interface (antar muka) untuk melakukan akses ke media transmisi. Informasi yang dikirimkan melalui saluran transmisi ini akan sampai ke semua workstation.

Tiap-tiap workstation akan memeriksa address dari informasi yang dikirimkan Untuk menentukan penerimanya. Workstation yang mengenali alamatnya akan mengambil paket tersebut: pemeriksaan terjadi sekaligus sehingga tid.ak ada workstation yang harus meneruskan informasi tersebut. 

Akibatnya LAN jenis ini tidak tergantung pada salah satu workstation karena kendalinya tersebar (distributed). Jumlah workstation dapat ditambahkan atau dikurangi dengan mudah tanpa mengganggu operasi yang telah ada.

Kalau tingkat lalu lintas tinggi dapat terjadi collision (tabrakan). Konfigurasi yang cocok bila terdapat banyak workstation atau terminal. Tree merupakan bentuk umum dari bus. Topologi bus/tree pada dasarnya merupakan konfigurasi multipoint yang berarti bahwa ada lebih dari dua workstation yang tersambung pada media transmisi dan masing-masing dapat mengirimkan informasi. 

Karena saluran hanya ada satu maka harus hanya satu workstation yang dapat melakukan transmisi maka harus ada cara mengendalikan akses ke medium ini. Media transmisi yang banyak dipergunakan adalah twisted pair, kabel coaxial.


Gambar 1 Topologi Linier Bus


Keuntungan:
 Mudah dalam pemasangan, penambahan ataupun pengurangan stasiun.
 Membutuhkan kabel yang lebih pendek daripada Topologi Star
Kerugian:
 Apabila kabel utama putus atau terganggu, maka semua jaringan akan putus/mati.
 Membutuhkan terminator di kedua sisinya .
 Sulit mengidentifikasi problem bila jaringan putus/mati.

2. Topologi Star
Jaringan dengan topologi bintang mempunyai sebuah titik pusat, yaitu hub, dimana semua stasiun di'dalam LAN terhubung secara radial dan lewat titik inilah semua komunikasi akan diteruskan. 
LAN dengan topologi bintang mempunyai kerugian karena biasanya berkecepatan relatif rendah, dan operasinya secara mutlak sangat bergantung pada hub. Tetapi, topologi ini murah dan mudah untuk. dilakukan karena menggunakan protokol yang relatif sederhana. (lihat gambar 2).
Data di jaringan topologi Star menuju ke hub atau concentrator terlebih dahulu sebelum diteruskan ke komputer tujuan. Hub atau concentrator mengatur dan mengontrol seluruh pekerjaan di jaringan, juga berlaku seolah-olah sebagai repeater untuk aliran data. Konfigurasi ini biasanya menggunakan kabel twisted pair; akan tetapi bisa juga menggunakan kabel coaxial atau kabel serat optik.


Gambar 2 Topologi Star

Keuntungan:
 Instalasi dan pengkabelan mudah.
 Tidak akan mengganggu jaringan apabila ada penambahan atau pengurangan stasiun.
 Mudah mendeteksi kesalahan-kesalahan yang terjadi.
Kerugian:
 Kebutuhan kabel lebih banyak.
 Apabila hub/concentrator rusak/bermasalah, semua jaringan tidak berfungsi.
 Lebih mahal dibandingkan topologi linear bus karena harus menambah
hub atau concentrator.

3. Topologi Tree
Topologi Tree merupakan kombinasi topologi linear bus dan topologi star. Topologi ini terdiri atas satu atau beberapa grup topologi star yang dihubungkan dengan kabel utama (backbone cable) linear bus. (lihat gambar 3).
Topologi tree membolehkan pengembangan lebih dari stasiun yang ada.

Gambar 3 Topologi Tree



Keuntungan:
 Point-to-point wiring for individual segments.
 Mendukung produk dari beberapa pembuat hardware dan software.

Kerugian:
 Bila kabel utama rusak, semua stasiun yang terhubung akan mati/putus.
 Lebih sulit dalam instalasi dan pengkabelan.

4. Topologi Ring
Topologi ring sekilas sama seperti topologi star, perbedaannya bahwa topologi ring menggunakan hub khusus yaitu Multistation Acess Unit (MAU/MSAU) dan adapter ethernet. Topologi ring digunakan bersama protokol jaringan Token Ring.
Kelemahan topologi ini adalah sulit untuk melakukan perbaikan. Bila ada perubahan di jaringan, akan berpengaruh kepada banyak user.

5. Pertimbangan dalam memilih Topologi
 Keuangan. Topologi linear bus mungkin merupakan pilihan pertama, karena topologi yang paling murah; dan tidak perlu membeli hub atau concentrator.
 Kabel. Topologi linear bus memerlukan kabel yang tidak panjang.
 Pengembangan. Topologi star memungkinkan pengembangan jaringan, hanya dengan menambah hub atau concentrator.
 Tipe Kabel. Kabel yang paling sering digunakan adalah unshielded twisted pair, dan tipe kabel ini sering digunakan pada topologi star.

Artikel Terkait
Komunikasi Data
15. Topologi Jaringan Liniear Bus
14. Media Transmisi Jaringan
13. Perangkat Keras Jaringan 2 (Repeaters, Birdges dan Routers)
12. Perangkat Keras Jaringan 1 (File Servers, WorkStation, NIC dan Hubs)
11. Sistem Jaringan Lokal
10. Kode Blok Data dan Kode Humming
9. Unipolar, Polar dan Bipolar Line Coding dalam Slide
8. Kode 2B1Q, Kode Blok dan Kode ASCII
7. Unipolar Line Coding, Polar Line Coding dan Bipolar Line Coding
4. OSI (Open System Interconnection)
3. Aplikasi Komunikasi
2. Pengantar Sistem komunikasi Data
1. Glosarium Komunikasi Data.



Media Transmisi Jaringan


Kabel adalah suatu media dimana informasi biasa lewat dari satu bagian piranti jaringan ke piranti yang lain. Banyak ragam kabel yang digunakan dalam sebuah jaringan. Pada suatu kasus, sebuah jaringan akan memanfaatkan satu tipe kabel saja, namun ada kalanya menggunakan banyak ragam tipe kabel.
Memahami karakteristik dan perbedaan tipe-tipe kabel dan bagaimana aspek aspek hubungan timbal balik dalam sistem jaringan adalah penting sebagai dasar pertimbangan dalam membangun sebuah jaringan.
Pada dasarnya segala media yang dapat menyalurkan gelombang listrik atau elektromagnetik dapat dipergunakan sebagai media transmisi pengiriman data di dalam suatu LAN. 
Tetapi yang paling banyak dipergunakan adalah kabel twisted pair, coaxial den serat optik. Pemilihan tipe kabel sangat tergantung pada topologi jaringan, protocol, dan seberapa besar jaringan.
Bagian ini akan dibahas tentang media transmisi sebagai berikut :
1. Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)
2. Kabel Shielded Twisted Pair (STP)
3. Kabel Coaxial
4. Fiber Optic Cable (Kabel Serat Optik)
5. Microwave (Gelombang Micro)

1. Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)
Kabel Twisted pair mempunya dua jenis: berpelindung (shielded) and tanpa pelindung (unshielded). Kabel Unshielded twisted pair (UTP) adalah kabel yang paling popular, mudah digunakan dan murah serta dalam membangun sebuah jaringan (LAN). (lihat gambar 1).

Kabel UTP mempunyai empat pasang kawat di dalamnya. 
Masing masing pasangan saling terbelit untuk mengurangi interferensi dengan pasangan yang lain.


Gambar 1. Kabel UTP
Berikut ini adalah tabel konfigurasi kabel UTP pada jaringan LAN sederhana dua komputer dan jaringan lebih kompleks dengan banyak komputer dan HUB.

Gambar 2




Artikel Terkait
Komunikasi Data
15. Topologi Jaringan Liniear Bus
14. Media Transmisi Jaringan
13. Perangkat Keras Jaringan 2 (Repeaters, Birdges dan Routers)
12. Perangkat Keras Jaringan 1 (File Servers, WorkStation, NIC dan Hubs)
11. Sistem Jaringan Lokal
10. Kode Blok Data dan Kode Humming
9. Unipolar, Polar dan Bipolar Line Coding dalam Slide
8. Kode 2B1Q, Kode Blok dan Kode ASCII
7. Unipolar Line Coding, Polar Line Coding dan Bipolar Line Coding
4. OSI (Open System Interconnection)
3. Aplikasi Komunikasi
2. Pengantar Sistem komunikasi Data
1. Glosarium Komunikasi Data.


Sistem Jaringan Lokal


Sistem jaringan lokal (Local Area Network) disebut dengan LAN merupakan sistem jaringan yang tidak bisa tidak harus dimiliki oleh setiap industri, dunia bisnis dan instansi pemerintah. 
Melalui sistem jaringan lokal inilah komunikasi data dalam suatu organisasi dapat dilakukan, dan komunikasi data yang terjadi dalam suatu organisasi sering berlangsung dalam suatu bangunan atau kompleks bangunan.
Pemakaian komputer berkembang dengan pesat karena keperluan pengolahan informasi serta kemudahan dalam pemakaian komputer. Komunikasi yang dahulu didominasi oleh percakapan telepon (komunikasi suara) sekarang berkembang juga menjadi komunikasi data;yaitu pertukaraninformasi antar komputer. 
Komputer harus dapat saling berhubungan dengan mudah serta aman paling sedikit antar komputer yang terletak dalam satu bangunan atau satu kompleks dari suatu organisasi. Kecenderungan ke, arah otomatisasi kantor (office automation) dan distributed processing inilah yang menuntut adanya jaringan yang dirancang khusus untuk komunikasi cepat bagi organisasi tersebut. Jaringan semacam ini dikenal sebagai LAN (Local Area Network).
LAN memudahkan penyaluran informasi dalam daerah geografi yang terbatas. LAN ini memberikan suatu cara bagi komputer untuk saling berkomunikasi. Berbeda dengan penggunaan jaringan komunikasi umum (public communication network), LAN memungkinkan adanya transmisi dengan kecepatan tinggi, karena kemudahan dalam pemilihan teknologi.
Perkembangan teknologi yang pesat dapat menyebabkan ciri khusus LAN menjadi agak kabur karena jarak yang dapat didukungnya bertambah besar sehingga melampaui jarak yang umum dikenal sebagai batas lokal. Sifat LAN ditentukan oleh media transmisi, topologi dan protokol akses media. 
Media transmisi bersama dengan topologi menentukan kecepatan, efisiensi saluran, tipe data yang boleh disalurkan dan juga aplikasi yang dapat didukung oleh jaringan.
Secara umum, jaringan mempunyai beberapa manfaat yang lebih dibandingkan dengan komputer yang berdiri sendiri. Dunia usaha telah pula mengakui bahwa akses ke teknologi informasi modern selalu memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan pesaing yang terbatas dalam bidang teknologi.
Penerapan sistem jaringan memiliki keuntungan dibanding komputer berdiri sendiri, yaitu meliputi:
a. Jaringan memungkinkan manajemen sumber daya lebih efisien. Misalnya, banyak pengguna dapat saling berbagi printer tunggal dengan kualitas tinggi, dibandingkan memakai printer kualitas rendah di masing-masing meja kerja. Selain itu, lisensi perangkat lunak jaringan dapat lebih murah dibandingkan lisensi stand-alone terpisah untuk jumlah pengguna sama.
b. Jaringan membantu mempertahankan informasi agar tetap andal dan up-todate. Sistem penyimpanan data terpusat yang dikelola dengan baik memungkinkan banyak pengguna mengaskses data dari berbagai lokasi yang berbeda, dan membatasi akses ke data sewaktu sedang diproses.
c. Jaringan membantu mempercepat proses berbagi data (data sharing). Transfer data pada jaringan selalu lebih cepat dibandingkan sarana berbagi data lainnya yang bukan jaringan.
d. Jaringan memungkinkan kelompok-kerja berkomunikasi dengan lebih efisien. Surat dan penyampaian pesan elektronik merupakan substansi sebagian besar sistem jaringan, disamping sistem penjadwalan, pemantauan proyek, konferensi online dan groupware, dimana semuanya membantu team bekerja lebih produktif.
e. Jaringan membantu usaha dalam melayani klien mereka secara lebih efektif. Akses jarak-jauh ke data terpusat memungkinkan karyawan dapat melayani klien di lapangan dan klien dapat langsung berkomunikasi dengan pemasok.

Artikel Terkait
Komunikasi Data
15. Topologi Jaringan Liniear Bus
14. Media Transmisi Jaringan
13. Perangkat Keras Jaringan 2 (Repeaters, Birdges dan Routers)
12. Perangkat Keras Jaringan 1 (File Servers, WorkStation, NIC dan Hubs)
11. Sistem Jaringan Lokal
10. Kode Blok Data dan Kode Humming
9. Unipolar, Polar dan Bipolar Line Coding dalam Slide
8. Kode 2B1Q, Kode Blok dan Kode ASCII
7. Unipolar Line Coding, Polar Line Coding dan Bipolar Line Coding
4. OSI (Open System Interconnection)
3. Aplikasi Komunikasi
2. Pengantar Sistem komunikasi Data
1. Glosarium Komunikasi Data.


 
Copyright © 2013. SERVICEBYONLINE - All Rights Reserved

Distributed By Free Blogger Templates | Lyrics | Songs.pk | Download Ringtones | HD Wallpapers For Mobile

Proudly powered by Blogger