Tampilkan postingan dengan label Wawasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wawasan. Tampilkan semua postingan

Manfaat K3 Menggunakan Komputer



1. Prinsip K3
Manfaat K3 tidak hanya saat bekerja di lapangan tetapi juga dapat bermanfaat bagi pekerja kantoran. Seperti halnya prinsip K3 adalah agar kita bekerja dengan aman dan sehat. Oleh karena itu agar kesehatan kita tidak terganggu, maka dibutuhkan kenyamanan dalam bekerja seperti halnya pekerja kantor merasa nyaman bekerja saat menggunakan komputer.
Sebagai pekerja kantoran yang selalu bekerja menggunakan komputer, diperlukan kenyamanan dalam hal posisi duduk, posisi mata dan posisi tangan di keyboard. Kita akan membahas lebih detil kenyamanan bekerja dengan komputer ini.
a. Kenyamanan dalam posisi duduk
Saat kita duduk saat mengoperasikan komputer, diperlukan posisi yang baik dan benar seperti:
  • Tempat duduk yang ergonomis yang memiliki sandaran yang nyaman
  • Kursi dapat di atur tinggi rendahnya
  • Kursi dapat di putar atau dapat bergeser
b. Kenyamanan pada posisi mata
Posisi mata yang baik dan benar di depan komputer yaitu :
  • Posisi mata pada layar harus lurus
  • Posisi mata tidak terlalu tinggi/rendah
  • Layar yang digunakan sebaiknya layar yang low radiasi
  • Jangan menggunakan efek warna yang terlalu terang
  • Gunakan kaca anti radiasi
c. Kenyamanan posisi tangan di keyboard
Posisi tangan di keyboard yang baik dan benar yaitu :
  • Pilihlah tuts keyboard yang lembet
  • Gunakan jari sebanyak mungkin untuk mengetik
2. Akibat dari tidak melaksanakan K3
a. Pada posisi duduk :
  • Dapat menyebabkan kelelahan pada punggung
  • Keluhan nyeri
b. Pada posisi mata :
  • Dapat menyebabkan rabun
  • Leher cepat lelah
c. Posisi tangan di keyboard
  • Jari cepat lelah.
3. Memperagakan Posisi Duduk yang Baik dan Benar
Kursi yang kita gunakan tidak harus mahal, yang penting ada sandarannya, dan dapat di atur tinggi rendahnya.
Jika menggunakan komputer dalam jangka waktu yang terlalu lama istirahatlah sebentar/berdiri untuk meluruskan badan. Akibat bila duduk terlalu lama adalah punggung kekurangan oksigen sehingga menjadi nyeri.
4. Cara Menggunakan komputer dengan Mamatuhi K3
Komputer harus diletakkan di tempat aman, aman yang dimaksud :
  • Jauh dari jangkauan anak-anak
  • Jauh dari jangkauan api
  • Jauh dari jangkauan air
5. Langkah Penggunaan Komputer:
  • Memasangkan stop kontak
  • Hidupkan power
  • Tekan tombol on/off
  • Tunggu beberapa saat
  • Jika semua sudah siap komputer siap digunakan
6. Manfaat Penerapan K3
  • Kita dapat menggunakan komputer dengan baik
  • Kita mengetahui akibat dari K3
  • Komputer yang kita miliki tidak cepat rusak
  • Dapat mengetahui manfaat K3 dalam kehidupan kita
Dengan membaca dan memahami serta mengimplementasikan artikel manfaat K3 menggungunakan komputer ini, diharapkan Anda sebagai pekerja kantoran tetap menjadi pekerja yang sehat dan terhindari dari penyakit akibat kerja.

Sumber : http://agoenkp.blogspot.com/2011/11/kesehatan-keselamatan-kerja-komputer.html

FBI akan Shutdown Server Bervirus DNSChanger



Pada tgl 9 Juli 2012 FBI akan "menutup" (shut down) server yg bervirus DNSChanger. Jika hal itu dilakukan, komputer yg bervirus DNSChanger tidak dapat mengakses internet - sehingga juga tidak dapat men-download antivirus.
Sebelum hal itu terjadi, silakan cek komputer Anda dengan cara mengklik alamat ini: http://www.dns-ok.us/
Kalau latar belakang gambar yg muncul berwarna Hijau, itu artinya komputer Anda tidak bervirus DNSChanger. Kalau berwarna Merah, artinya kena virus tsb.
Jika kena virus tsb, silakan download softwarenya di sini: http://www.dcwg.org/fix/
Sumber informasi: http://www.pcworld.com/article/254279/fbi_steps_up_internet_doomsday_awareness_malware_campaign.html

Artikel lain : klik di sini 

Hardware Keylogger : Alat sadap di Warnet

Budi Lestari


Bagi teman2 yang sering ke WarNet

coba kalian periksa di belakang PC bila ada COLOKAN HITAM...Saya sarankan jangan On Line di WarNet tsb !!!
Karena itu memang sengaja dipasang oleh pihak WarNet dengan tujuan utk merekam / mengkopi data-data  kalian yang ada diantaranya, password e-mail, fb, internet banking ato data2 penting lainnya ......
Alat ini disebut HARDWARE
KEYLOGGER ...
Tlg bagikan pada teman2 lainnya yg sering On line di WarNet .... :)


Implementasi E-Learning di sekolah Tinjauan dari Fungsi, Manfaat, Tujuan, Jangkauan dan Jenis / Tipe E-Learning


Implementasi E-Learning di sekolah
Tinjauan dari Fungsi, Manfaat, Tujuan, Jangkauan dan Jenis / Tipe E-Learning



Pengantar E-Learning
Dunia Pendidikan telah mengalami kemajuan pesat seiring dengan kemajuan Teknologi Informasi. Akibatnya, metode pendidikan lama atau konvensional dirasakan menjadi kurang efektif karena terbentur masalah ruang dan waktu. Dan Teknologi Informasi menawarkan metode pendidikan baru yang dinamakan metode E-Learning.

Fungsi E-Learning
E-learning adalah semua yang mencakup pemanfaatan komputer dalam menunjang peningkatan kualitas pembelajaran, termasuk di dalamnya penggunaan mobile technologies seperti PDA dan MP3 players. Juga penggunaan teaching materials berbasis web dan hypermedia, multimedia CD-ROM atau web sites, forum diskusi, perangkat lunak kolaboratif, e-mail, blogs, wikis, computer aided assessment, animasi pendidikan, simulasi, permainan, perangkat lunak manajemen pembelajaran, electronic voting systems, dan lain-lain. Juga dapat berupa kombinasi dari penggunaan media yang berbeda [Thomas Toth, 2003; Athabasca University, Wikipedia].
Dapat disimpulkan bahwa E-learning adalah sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar.
Perbedaan Pembelajaran antara Metode Tradisional dan Metode E-Learning yaitu pada Metode Tradisional, seorang guru dianggap sebagai orang yang serba tahu dan ditugaskan untuk menyalurkan ilmu pengetahuannya kepada siswa atau mahasiswa.
Sedangkan pembelajaran pada Metode E-Learning seorang siswa atau mahasiswa dituntut untuk dapat mandiri pada waktu tertentu dan bertanggung-jawab untuk pembelajarannya. Suasana pembelajaran dengan Metode E-Learning akan ‘memaksa’ pelajar memainkan peranan yang lebih aktif dalam pembelajarannya. Pelajar membuat perancangan dan mencari materi dengan usaha, dan inisiatif sendiri.


Manfaat E-Learning
Metode pembelajaran e learning yang dilakukan di sekolah-sekolah ataupun universitas memiliki beberapa manfaat antara lain:
1.    Menghemat biaya pendidikan (pembelian buku-buku sekolah/kuliah, alat tulis-menulis)
2.    Siswa / mahasiswa memiliki waktu yang fleksibel dalam belajar
3.    Dapat digunakan di seluruh penjuru Indonesia
4.    Menghemat biaya perjalanan ke sekolah/kampus
5.    Mendidik siswa/mahasiswa menjadi lebih mandiri dalam proses belajar mengajar

Tujuan E-Learning
Penggunaan metode belajar e learning di Indonesia mulai digunakan di beberapa di sekolah ataupun universitas yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Tujuan pembelajaran E-Learning adalah :
1.    Siswa atau mahasiswa dapat belajar mandiri tanpa harus bertatap muka langsung dengan guru atau dosen yang bersangkutan
Contoh universitas yang memilih metode pembelajaran E-Learning sebagai metode yang digunakan dalam proses belajar mengajar sehari-hari yaitu Universitas Terbuka (UT) yang berdomisili di Pamulang, Tangerang, Banten.
2.    Siswa atau mahasiswa mendapatkan materi pembelajaran mereka tanpa harus membeli buku aslinya.
Materi pembelajaran mereka ada di dalam E-Book dan E-Book ada di dalam sebuah CD atau DVD. E-Book tersebut nantinya akan berisi materi-materi yang sesuai dengan kurikulum siswa atau mahasiswa tersebut. Maka dengan adanya ebook bisa menghemat siswa dalam biaya pembelian buku-buku sekolah ataupun kuliah.

Jangkauan E-Learning
1.    Pembelajaran Jarak Jauh.
E-Learning memungkinkan siswa atau mahasiswa menimba ilmu tanpa harus secara fisik menghadiri kelas. Siswa atau mahasiswa bisa berada di Semarang, sementara “Guru atau Dosen” dan pelajaran yang diikuti berada di tempat lain, di kota lain bahkan di negara lain. Interaksi bisa dijalankan secara on-line dan real-time ataupun secara off-line atau archieved.
Siswa atau mahasiswa belajar dari komputer di kantor ataupun di rumah dengan memanfaatkan koneksi jaringan lokal ataupun jaringan Internet ataupun menggunakan media CD/DVD yang telah disiapkan.
Materi belajar dikelola oleh sebuah pusat penyedia materi di kampus / universitas, atau perusahaan penyedia content tertentu. Siswa atau mahasiswa bisa mengatur sendiri waktu belajar, dan tempat darimana ia mengakses pelajaran.

2.    Pembelajaran dengan Perangkat Komputer
E-Learning disampaikan dengan memanfaatkan perangkat komputer. Pada umumnya perangkat dilengkapi perangkat  multimedia, dengan cd drive dan koneksi Internet ataupun Intranet lokal. Dengan memiliki komputer yang terkoneksi dengan intranet ataupun Internet, siswa atau mahasiswa dapat berpartisipasi dalam e-Learning.
Jumlah siswa atau mahasiswa yang bisa ikut berpartisipasi tidak dibatasi dengan kapasitas kelas. Materi pelajaran dapat diketengahkan dengan kualitas yang lebih standar dibandingkan kelas konvensional yang tergantung pada kondisi dari Guru atau Dosen.

3.    Pembelajaran Formal vs. Informal
E-Learning bisa mencakup pembelajaran secara formal maupun informal. E-Learning secara formal, misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telah disepakati pihak-pihak terkait (pengelola e-Learning dan siswa atau mahasiswa sendiri).
Pembelajaran seperti ini biasanya tingkat interaksinya tinggi dan diwajibkan oleh perusahaan pada karyawannya, atau pembelajaran jarak jauh yang dikelola oleh universitas dan perusahaan-perusahaan ( biasanya perusahan konsultan) yang memang bergerak di bidang penyediaan jasa e-Learning untuk umum. 
E-Learning bisa juga dilakukan secara informal dengan interaksi yang lebih sederhana, misalnya melalui sarana mailing list, e-newsletter atau website pribadi, organisasi dan perusahaan yang ingin mensosialisasikan jasa, program, pengetahuan atau keterampilan tertentu pada masyarakat luas (biasanya tanpa memungut biaya).

4.    Pembelajaran yang ditunjang oleh para ahli di bidang masing-masing.
Walaupun sepertinya e-Learning diberikan hanya melalui perangkat komputer,  e-Learning ternyata disiapkan, ditunjang, dikelola oleh tim yang terdiri dari para ahli di bidang masing-masing, yaitu:
a.    Subject Matter Expert (SME) atau narasumber dari pelatihan yang disampaikan
b.    Instructional Designer (ID), bertugas untuk secara sistematis mendesain materi dari SME menjadi materi e-Learning dengan memasukkan unsur metode pengajaran agar materi menjadi lebih interaktif, lebih mudah dan lebih menarik untuk dipelajari.
c.     Graphic Designer (GD), mengubah materi text menjadi bentuk grafis dengan gambar, warna, dan layout yang enak dipandang, efektif dan menarik untuk dipelajari
d.    Ahli bidang Learning Management System (LMS). Mengelola sistem di website yang mengatur lalulintas interaksi antara instruktur dengan siswa, antar siswa dengan siswa lainnya.
Di sini, siswa atau mahasiswa bisa melihat modul-modul yang ditawarkan, bisa mengambil tugas-tugas dan test-test yang harus dikerjakan, serta melihat jadwal diskusi secara maya dengan instruktur, narasumber lain, dan siswa atau mahasiswa lain. Melalui LMS ini, siswa juga bisa melihat nilai tugas dan test serta peringkatnya berdasarkan nilai (tugas ataupun test) yang diperoleh.

E-Learning tidak diberikan semata-mata oleh mesin, tetapi seperti juga pembelajaran secara konvensional di kelas, e-Learning ditunjang oleh para ahli di berbagai bidang terkait.

Jenis / Tipe E-Learning
1.    Sistem Instruksi Berbasis Komputer (computer-assisted instruction).
E-learning atau pembelajaran elektronik pertama kali diperkenalkan oleh universitas Illionis di Urbana-Champaign dengan menggunakan sistem instruksi berbasis komputer (computer-assisted instruction) dan komputer bernama PLATO. Sejak saat itu, perkembangan e-learning berkembang sejalan dengan perkembangan dan kemajuan teknologi.
2.    CBT (Computer-Based Training)
Tahun 1990 adalah era CBT (Computer-Based Training) di mana mulai bermunculan aplikasi e-learning yang berjalan dalam PC standlone ataupun berbentuk kemasan CD-ROM. Isi materi dalam bentuk tulisan maupun multimedia (Video dan Audio) DALAM FORMAT mov, mpeg-1, atau avi.
Seiring dengan diterimanya CBT oleh masyarakat sejak tahun 1994 CBT muncul dalam bentuk paket-paket yang lebih menarik dan diproduksi secara masal.
3.    LMS (Learning Management System)
Tahun 1997 adalah era LMS (Learning Management System). Seiring dengan perkembangan teknologi internet, masyarakat di dunia mulai terkoneksi dengan internet. Kebutuhan akan informasi yang dapat diperoleh dengan cepat mulai dirasakan sebagai kebutuhan mutlak dan jarak serta lokasi bukanlah halangan lagi. Dari sinilah muncul LMS.Perkembangan LMS yang makin pesat membuat pemikiran baru untuk mengatasi masalah interoperability antar LMS yang satu dengan lainnya secara standar.Bentuk standar yang muncul misalnya standar yang dikeluarkan oleh AICC (Airline Industry CBT Commettee), IMS, IEEE LOM, ARIADNE, dsb.
4.    Aplikasi E-learning berbasis Web
Tahun 1999 sebagai tahun Aplikasi E-learning berbasis Web. Perkembangan LMS menuju aplikasi e-learning berbasis Web berkembang secara total, baik untuk siswa atau mahasiswa (learner) maupun administrasi belajar mengajarnya.
LMS mulai digabungkan dengan situs-situs informasi, majalah dan surat kabar. Isinya juga semakin kaya dengan perpaduan multimedia, video streaming serta penampilan interaktif dalam berbagai pilihan format data yang lebih standar dan berukuran kecil.
Untuk menyampaikan pembelajarannya, E-Learning tidak harus selalu menggunakan internet. Banyak media -media lain yang dapat digunakan selain internet. Seperti intranet, cd, dvd, mp3, PDA dan lain-lain.
Penggunaan teknologi internet pada e-learning umumnya dengan pertimbangan memiliki jangkauan yang luas. Ada juga beberapa lembaga pendidikan dan perusahaan yang menggunakan jaringan intranet sebagai media e-learning sehingga biaya yang disiapkan relatif lebih murah.
Keuntungan lain belajar dengan metode e-learning seperti menghemat waktu , mengenhemat biaya perjalanan, menghemat biaya pendidikan, menjangkau wilayah geograis yang luas dan melatih kemandirian para pelajar dalam mendapatkan ilmu pengetahuan.semoga metode pembelajaran ini menjadi solusi pendidikan di indonesia.

Sumber :

Implementasi Sistem Informasi Manajemen ( SIM ) Untuk Fungsi Administrasi Sekolah dan Akademik Sekolah


Implementasi Sistem Informasi Manajemen ( SIM )
Untuk Fungsi Administrasi Sekolah dan Akademik Sekolah



PENGANTAR
Teknologi Informasi telah berkembang sedemikian pesatnya sehingga  merambah ke segala sendi kehidupan manusia. Teknologi Informasi tidak hanya berkembang di dunia ilmu pengetahuan dan teknologi semata, tetapi juga ke masalah masalah yang bersifat pribadi seperti zoodiak ( ramalan bintang ). Bahkan tafsir mimpipun sekarangpun sudah menggunakan Teknologi Informasi.
Teknologi Informasi tidak hanya berkembang pada sektor yang bersifat pribadi tetapi juga sektor yang melibatkan orang banyak dalam sebuah organisasi. Untuk mengelola ribuan data tentang surat menyurat, laporan kegiatan, makalah, personalia, laporan keuangan dan pemasaran yang terpadu satu dengan yang lain diperlukan  sebuah Sistem Informasi Manajemen ( SIM ).

Sekolah adalah sebuah organisasi yang melibatkan banyak kegiatan administrasi, personalia, keuangan dan pemasaran yang terpadu satu dengan yang lain. Saat ini, sebuah sekolah dikatakan profesional ketika sekolah tersebut telah menggunakan Sistem Informasi Manajemen ( SIM ) dalam mengelola kegiatan kegiatannya secara profesional.
Bagaimana mungkin sekolah akan profesional ? Jika data data yang dimilikinya tidak terjaga rapi atau dokumen dokumennya banyak yang hilang sehingga butuh waktu lama untuk mencari sebuah dokumen atau tidak menemukan dokumen yang dicarinya.
Bagaimana mungkin sekolah dikatakan profesional ? Apabila semua kegiatannya dilakukan secara manual, sehingga mengalami banyak kesalahan hitung. Salah menghitung gaji karyawan, salah menghitung uang yang sudah disetor oleh siswa.
Bagaimana mungkin sekolah dikatakan profesional ? Apabila proses belajar mengajar masih menggunakan papan tulis ( black board ) dan kapur atau white board dan Spidol white boardnya ? Di mana guru dan siswa akhirnya sibuk mencatat. Guru mencatatkan hal hal yang penting di papan tulis dan siswa mencatatnya di buku.  Tulisan yang monoton dan kadang kadang tidak jelas membosankan bagi guru dan siswa.
Makalah ini akan membahas beberapa hal tentang Sistem Informasi Manajemen ( SIM ). Pertama tentang Implementasi Sistem Informasi Manajemen ( SIM ) untuk fungsi Administrasi Sekolah dan Akademik Sekolah dan dan ke dua Implementasi E-Learning di sekolah ( tinjauan dari fungsi manfaat, tujuan, jangkauan dan jenis / tipe E-Learning ).
1.    Implementasi Sistem Informasi Manajemen ( SIM ) untuk fungsi  Administrasi Sekolah
Sistem Sistem Informasi Manajemen ( SIM ) sangat diperlukan membantu mengelola administrasi sekolah agar lebih akurat, lebih cepat, lebih menarik dan dapat di daurulang ( diedit ). Di setiap organisasi, termasuk di sekolah setidaknya ada empat aktivitas administrasi, yaitu :
1.        Manajemen Dokumentasi.
2.        Manajemen Keuangan.
3.        Manajemen Pemasaran.
4.        Manajemen Personalia.
Untuk memenuhi keempat kebutuhan di atas, Microsoft telah membuat software yang dinamakan Microsoft Office yang sekarang ini telah memiliki versi sampai pada Microsoft Office 2010. Di dalam software Microsoft Office 2010 terdapat program :
1.        Microsoft Word untuk menangani Manajemen Dokumentasi.
2.        Microsoft Excel untuk menangani Manajemen Keuangan.
3.        Microsoft Power Point untuk menangani Manajemen Pemasaran.
4.        Microsoft Access untuk menangani Manajemen Personalia.
Microsoft word digunakan untuk membantu menangani manajemen dokumentasi. Termasuk di dalamnya adalah bagaimana membuat surat masuk dan surat keluar, berita acara, membuat makalah dan laporan kegiatan.
Dengan menggunakan software ini, surat menyurat dapat dibuat menjadi lebih rapi tata letaknya, surat menyurat dapat disimpan dan diarsipkan lebih teratur. Dokumen dokumen sebelumnya dapat diedit untuk membuat dokumen yang baru.
Microsoft Excel digunakan untuk membantu menangani manajemen keuangan. Termasuk di dalamnya adalah bagaimana membuat format uang masuk dan uang keluar, format akuntansi dan membuat format penggajian guru yang mengajar.
Dengan menggunakan software ini, format uang masuk dan uang keluar dapat dibuat menjadi lebih cepat dan akurat perhitungannya. Format keuangan secara otomatis dapat menjumlahkan angka angka yang ada, secara otomatis dapat mencari rata rata dari data keuangan yang ada dan secara otomatis dapat mengetahui nilai maksimal dan nilai minimal.  Dokumen dokumen sebelumnya dapat diedit untuk membuat dokumen yang baru.
Dalam perkembangannya, software ini dapat digunakan oleh Panitia PPDB ( Penerimaan Peserta Didik Baru ) setiap tahunnya di sekolah. Dengan Microsoft Excel, dapat didata Identitas Peserta, seperti Nama Peserta,  Alamat Peserta dan Asal Sekolah sebelumnya. Selanjutnya dapat didata nilai raport, nilai Ujian Nasional di sekolah sebelumnya dan Nilai Test Masuk. Selanjutnya data data tersebut diolah untuk memutuskan Peserta Didik  yang akan diterima.
Microsoft Power Point digunakan untuk membantu menangani manajemen pemasaran. Termasuk di dalamnya adalah bagaimana membuat presentasi untuk menawarkan ke sekolah sekolah di level bawahnya untuk merekrut siswa, membuat presentasi untuk melakukan kerjasama dengan pihak lain dan membuat presentasi untuk mengajukan permohonan bantuan.
Dengan menggunakan software ini, presentasi dapat dibuat menjadi lebih menarik tampilannya dengan warna warni yang kontras, dapat dibuat bergerak seperti sebuah animasi dan dapat ditambahkan musik jika diperlukan. Dokumen dokumen sebelumnya dapat diedit untuk membuat dokumen yang baru.
Microsoft Access digunakan untuk membantu menangani manajemen personalia. Termasuk di dalamnya adalah bagaimana membuat database guru dan siswa. Database tersebut dilengkapi dengan data keluarga dengan foto fotonya.
Dengan menggunakan software ini, database guru dan siswa  lebih rapi tata letaknya, dilengkapi data keluarga dan foto fotonya dan outputnya dapat dibuat sebagai tabel atau form. Dokumen dokumen sebelumnya dapat diedit untuk membuat dokumen yang baru.
Tentu saja, untuk keperluan administrasi sekolah tidak hanya menggunakan Microsoft Office. Masih ada software Open Office, Acrobat Reader, Arc Photosoft dan lain lain yang dapat digunakan untuk fungsi administrasi sekolah.

2.    Implementasi Sistem Manajemen Informasi ( SIM ) untuk fungsi Akademik Sekolah
Sistem Informasi Manajemen ( SIM ) diperlukan oleh sekolah melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum untuk memantau proses belajar dan mengajar antara guru dan siswanya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dapat mengetahui rencana proses belajar mengajar guru dan muridnya melalui Administrasi Guru, yang meliputi : Silabus, Satuan Program Pembelajaran ( SPP ), RPP ( Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ) dan Analisa Pencapaian Kompetensi.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dapat meminta laporan proses belajar dan mengajar antara guru dan siswanya melalui catatan catatan yang telah diolah dan dikemas ke dalam Sistem Informasi Manajemen ( SIM ). Catatan catatan itu di antara lain adalah Daftar Presensi Guru dan Siswa dan Penilaian Guru terhadap masing masing siswanya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum dapat menyelenggarakan Evaluasi Semester Ganjil, Semester Genap dan Ujian Nasional dengan menggunakan Sistem Informasi Manajemen ( SIM ). Penggunaan Sistem Informasi Manajemen ( SIM ) secara terpadu akan membuat kegiatan tersebut menjadi lebih efektif dan efisien. Proses penilaian terhadap hasil belajar siswa dapat dilakukan secara cepat dan akurat.
Setiap tahun seorang Guru menggunakan Microsoft word untuk membuat Administrasi Sekolah seperti : Silabus, Satuan Progam Pembelajaran (SPP), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Analisis Pencapaian Kompetensi (APK). Administrasi Guru dibuat agar seorang guru memiliki panduan mengajar selama satu tahun. Sehingga proses Belajar Mengajar tidak mengalami penyimpangan di tengah perjalanannya.
Dengan menggunakan software ini, Administrasi Guru di atas dapat dibuat menjadi lebih rapi tata letaknya dan mudah untuk diperbaiki di masa yang akan datang. Administrasi Guru juga mudah disimpan dalam bentuk file di Harddisk, CD / DVD ROM, Flashdisk atau Media Memori lainnya. Administrasi Guru dapat dicetak ( Print ) ke kertas. Untuk laporan ke sekolah melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum cukup copy file atau print outnya.
Microsoft Excel digunakan oleh seorang guru untuk membantu menangani proses evaluasi hasil belajar siswa selama satu tahun baik evaluasi harian, semester ganjil, semester genap maupun ujian nasional. Termasuk di dalamnya adalah bagaimana membuat format semua nilai harian. Nilai nilai harian itu diolah jumlahnya, rata ratanya dan dibandingkan dengan nilai KKM ( Kriteria Ketuntasan Minimal ). Dengan demikian, dapat ditentukan siswa yang lolos dan yang remidi atau yang tidak lolos. Nilai harian ini selanjutnya diolah bersama dengan nilai Evaluasi Semester Ganjil atau Semester Genap untuk menentukan siapa yang naik kelas dan yang tidak naik kelas.
Dengan menggunakan Microsoft Excel, format nilai nilai harian dan nilai semester dapat dibuat menjadi lebih cepat dan akurat perhitungannya. Melalui format evaluai hasil belajar siswa ini juga dapat mengetahui siswa yang memiliki nilai maksimal dan nilai minimal serta dapat dibuat peringkat setiap siswa dengan mudah dan cepat. 
Dalam perkembangannya, Microsoft Excel ini dapat digunakan oleh guru membuat instrumentasi penilaian hasil ulangan yang bentuknya pilihan ganda. Guru membandingkan hasil pekerjaan siswa dengan kunci jawabannya. Jika jawaban siswa sama dengan kuncinya maka nilainya 1 dan jika jawaban siswa tidak sama dengan kuncinya maka jawabannya adalah nol. Hasil perbandingan ini kemudian dijumlah untuk mengetahui berapa jumlah soal yang benar. Dan selanjutnya tinggal dikalikan dengan koefisiennya. Misalnya guru memberi ulangan sebanyak 20 soal, maka koefisiennya adalah 5. Jadi, jika siswa betul sebanyak 15, maka nilainya adalah 15 x 5 = 75.
Selain dapat mengukur nilai siswa dalam ulangan tersebut, program di atas juga sekaligus dapat mengukur sebuah soal termasuk Mudah, Sedang atau Sulit. Misalnya : Jika soal hanya dikerjakan benar oleh kurang dari 25 % siswa, maka soal tersebut dikatakan Sulit, jika 25 % s.d. 75 % jumlah siswa benar mengerjakan soal tersebut, maka soal tersebut dikatakan Sedang dan jika lebih dari 75% siswa benar menjawab soal tersebut, maka dikatakan soal tersebut dikatakan Mudah.
Seorang guru juga dapat menggunakan Software Microsoft Excel untuk membuat soal dalam bentuk TTS ( Teka Teki Silang ). Soal TTS ini diperlukan untuk mengukur kecermatan siswa dalam menghafal istilah istilah yang ada.
Microsoft Power Point digunakan oleh guru membuat presentasi agar materi pelajaran mudah dicerna oleh siswa. Dengan menggunakan software ini, presentasi dapat dibuat menjadi lebih menarik tampilannya dengan warna warni yang kontras, dapat dibuat bergerak seperti sebuah animasi dan dapat ditambahkan musik jika diperlukan. Dokumen dokumen sebelumnya dapat diedit untuk membuat dokumen yang baru.
Tentu saja, untuk keperluan Proses Belajar Mengajar di kelas tidak hanya menggunakan Microsoft Office. Masih ada software lain yang dapat digunakan sesuai dengan kebutuhannya. Misalnya seorang guru dapat memanfaatkan internet untuk membantu proses belajar mengajar.
Dengan menggunakan email, siswa dapat mengirimkan tugas yang telah diberikan. Dengan membuat grup dalam email, seorang guru dapat memberi tugas kepada siswanya. Email ini dapat menjaga kerahasiaan jawaban siswa sehingga dapat menghindari siswa lain meniru jawaban siswa yang telah mengirimkan tugasnya.
Dengan menggunakan Facebook, guru juga dapat membuat grup untuk komunikasi guru tersebut dengan siswanya. Guru dapat memberikan tugas lewat facebook tersebut dan siswa langsung dapat menjawabnya. Facebook lebih cepat prosesnya dibandingkan dengan Email. Dengan grup yang diatur RAHASIA atau SECRET, maka hanya anggota di grup tersebut yang dapat membaca.
Sedangkan Blogger dapat digunakan oleh guru untuk memberikan materi materi pelajarannya. Komunikasi dua arahnya lebih lambat. Blogger hanya cocok untuk komunikasi satu arah.
Dalam perkembangannya, muncul software software canggih untuk membantu fungsi Akademik Sekolah. Ada ujian dalam bentuk online, ada software translate berbagai bahasa di dunia dan lain sebagainya.
 
Copyright © 2013. SERVICEBYONLINE - All Rights Reserved

Distributed By Free Blogger Templates | Lyrics | Songs.pk | Download Ringtones | HD Wallpapers For Mobile

Proudly powered by Blogger